Sebetulnya udah lama banget, kira-kira 3 tahun yang lalu, sama Bear, di Sushi Tei.
Penasaran, kita pesen Lobster. Jadi, Lobster diculik dari akuarium, kemudian lehernya digorok (emang lehernya sebelah mana? kena double chin kayaknya jadi ga keliatan), trus kepalanya ditarik ke atas dan isi badan alias dagingnya dikerok.
Yang ironis (andaikan gw jadi Lobster-nya), itu badan di taruh di atas piring gede n disekelilingnya dihiasi oleh dagingnya sendiri.. yoi yoi.. isn't it ironic? Dan yang menggemparkan (pada waktu itu ya) si Lobster masih idup cuy..
Jadi kita berdua makan sambil ngeliatin sungut-nya masih pletak pletok pletak pletok kayak si Siput Meong-nya Spongebob yang bernama Gerry. Manusia itu sadis ya ternyata.
Setelah bener2 udah jadi almarhum, diambillah itu badan dan direbus menjadi miso soup. Rasanya sih enak, tapi ngebayangin sebelumnya jadi cengar cengir gimanaaa gitu.
Ya udah..
Tuesday, March 9, 2010
Maaf nih.. kentut-kentut terus hehe.. kayaknya kebanyakan wasabi deh.. oh ngaruh ya?
Ketemuan sama Ping Ping di Atrium (hueh, padahal gw paling males yang namanya ke Atrium), makan Ichiban Sushi, yah not bad lah taste-nya. Sashimi paling enak yang pernah gw rasain ya di Sushi Sei (bukan Sushi Tei loh, tapi gw pelanggan setia Sushi Tei, punya kartunya malah hehe..). Manis dan segar rasanya, ya ga jauh beda sih sebetulnya sama Sashimi yang lain, tapi entah kenapa di Sushi Sei lebih berasa enak.
Kalau kata Bear, karena di Sushi Sei pakai salmon dari Finlandia sedang Sushi Tei dari Jepang (Oh yeaa?). So what? Yang jelas gw penggemar Sushi Tei, karena eh karena, selain pas di kantong, rasanya huenak tenan..
Oh oh, Pasta De Waraku juga enak, pasta Jepang-nya nendang nyam.. nyam.. jadi lapar lagi..
Kyodan juga enak.. nggg.. apalagi ya? Oh Hoshi Tei di Pontianak juga enak (secara ga ada resto Jepang lagi di sana yang sedia Sashimi huhuhu..)
Pernah makan juga di resto Jepang yang ada di lantai 1 Hotel Sari Pan Pacific (lupa namanya..), Sashimi-nya enak juga, tapi yang bikin gw menyembah-nyembah adalah tempura-nya. Yup, gw bukan penggemar berat tempura, tapi kalau makan tempura di resto yang ini, okelah.
Pernah makan juga Sashimi di resto Jepang di Citraland (apa MTA ya? lupa) aduuuh namanya apa siihh.. nah itu juga okeh, terutama Spicy Salmon Rolls-nya mmmm... soalnya salmonnya di chopped trus kayak dikasih chili sauce gitu yang rasanya waw waw waw...
Loh dari kentut kok jadi ngomong ke Sashime seeehh..
Mmmm.. gw bukan ahli kuliner, tapi menurut pengalaman gw dengan Sashimi, salmon yang paling the best. While tuna, ow ow ow, menurut gw paling ga enak kalo jadi Sashimi. Tuna lebih enak di fusion, entah di-grilled, baked atau toasted. Kalau salmon, dia paling enak dilahap mentah. Yup, itu selera gw dan karena ini blog gw, gw bebas mau ngomong apa yang gw suka (apa luh?!).
Andaikan suatu saat gw bisa ngerasain Sashimi langsung dari Jepang (atau Korea). I hope.. someday.. one day.. God.. Oh My Lord.. tulungin atuuuhh.. kabulkan permintaan hambamu ini.. ya? ya? ya?.. Pliiiiisssss..
Saturday, March 6, 2010
It's 2010
Udah lama juga ya ga nge-blog, it's been 2 years.. whoa..!
Hmmm.. hal pertama yang ingin saya share adalah betapa terberkatinya saya selama ini, karena dikelilingi oleh keluarga yang mencintai saya, sahabat-sahabat saya yang berharga suka maupun duka (ini bukan lip service, mereka benar-benar ada di saat duka saya), dan ehm.. soulmate saya yang one of a kind.
Saya bersyukur memiliki Tuhan yang sangat baik, betapapun buruknya saya, Ia selalu memberi kepada saya hal yang baik, sesuai yang saya minta, yang diberikan tepat dan indah pada waktunya.
That's all for now..
Subscribe to:
Posts (Atom)



